Langsung ke konten utama

5 Langkah Menjadi Pribadi Yang Bermanfaat

Ketika seseorang tanpa sadar dengan senang hati melakukan sesuatu untuk orang lain, rela bersusah-susah membantu begini dan begitu, tiba-tiba ada yang nyeletuk … “Kamu itu dimanfaatkan lhooo…”

Otomatis dia yang awalnya membantu dengan senang hati jadi kefikiran, “Apa iya saya saat ini sedang dimanfaatkan ?”… Dia pun bimbang, kesal, marah, jatuhnya malah jadi su’udzhon.
Hmm, udahlah abaikan saja fikiran buruk itu, terserah  dimanfaatkan atau nggak, kalo membantu saudara-mu adalah perbuatan yang baik, dan kamu punya kemampuan untuk membantunya, maka segeralah bergerak, jangan ditunda-tunda kesempatan untuk mendulang pahala. Buat apa sedih kalo memang si teman memang dengan sengaja memanfaatkan kebaikanmu, toh yang membalas kebaikan hanyalah Allah Subhanahu wata’ala. Bukankah kebaikan selalu berbuah manis.
Kata Rasulullahhu ‘alaihi wassalam…


خير الناس أنفعهم للناس

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. (HR. Ahmad, Thabrani, Daruqutni. Dishahihkan Al Albani dalam As-Silsilah As-Shahihah)
Subhanallah, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Mari bersegera menanam kebaikan, menebar manfaat, maka berbahagialah karena telah dimanfaatkan…

berikut ini adalah Langkah-langkah Menjadi Pribadi Yang Bermanfaat :
                          

Langkah #1:  Kemauan

Kuncinya adalah kemauan, kemauan kita memberikan manfaat kepada orang lain. Jika kita punya harta, kita bisa memberikan manfaat kepada orang lain dengan harta. Jika kita punya ilmu, kita bisa memberikan manfaat ilmu kepada orang lain. Jika kita punya tenaga, kita bisa memberikan manfaat dari tenaga kita kepada orang lain.
Ini adalah langkah awal, Anda harus memiliki kemauan untuk memberikan manfaat kepada orang lain. Bagaimana pun kondisi Anda. Jangan malah mencari-cari cara untuk mendapatkan manfaat dari orang lain bahkan memanfaatkan orang lain.
Jika Anda mau, bagaimana pun kondisi Anda, Anda bisa memberikan manfaat kepada orang lain.

Langkah #2: Take Action Now

Apa yang bisa Anda lakukan sekarang untuk memberikan manfaat kepada orang lain? Anda bisa share artikel ini melalui facebook atau twitter Anda. Ini jauh lebih memberikan manfaat kepada teman-teman Anda daripada Anda update status yang tidak penting bahkan hanya berisi keluhan dan caci maki.
Lihat sekitar Anda, adakah yang bisa Anda bantu. Adakah yang bisa Anda lakukan untuk memperbaiki lingkungan, rumah, atau kantor Anda? Akan banyak yang bisa Anda lakukan untuk memberikan manfaat kepada orang lain.

Langkah #3: Biasakanlah Memberikan Manfaat, Jadikan Gaya Hidup Anda
Jika memberikan manfaat kepada orang sudah menjadi kebiasaan Anda, maka Anda sudah mulai menjadi pribadi yang bermanfaat. Pada langkah #2, Anda baru disebutkan melakukan kebaikan (belum menjadi akhlaq), namun jika sudah menjadi kebiasaan dan menjadi gaya hidup Anda, maka Anda sudah mulai menjadi pribadi yang bermanfaat.
Ini yang kada dilupakan orang. Banyak yang hanya membahas sampai melakukan kebaikan dengan cara membantu orang orang lain. Namun itu belum menjadi kepribadian, baru sebatas mau melakukan. Sebuah tindakan, akan menjadi sebuah akhlaq saat Anda sudah melakukan dengan biasa tanpa memikirkannya terlebih dahulu.
Anda memberi, belum tentu kepribadian Anda. Namun jika Anda sudah biasa memberi dan menjadi gaya hidup Anda, barulah disebut kepribadian.

Langkah #4: Tingkatkan Manfaat Diri Anda

Harus ditingkatkan? Tentu saja, sebab menurut hadits diatas tidak hanya mengatakan menjadi pribadi yang bermanfaat, tetapi ada kata superalif yaitu paling. Artinya Anda ditantang untuk menjadi juara dalam kebaikanAnda harus menjadi yang paling memberikan manfaat kepada orang lain. Bukan sekedar memberikan manfaat.
Bagaimana cara meningkatkan manfaat diri Anda? Ya, Anda harus meningkatkan kuantitas dan kualitas kebaikan Anda. Kuantitas bisa dilihat dari frekuensi dan besarnya apa yang Anda berikan kepada orang lain. Sementara kualitas manfaat ditingkatkan dengan cara meningkatkan kualitas diri Anda, yaitu dengan meningkatkan keterampilan dan kemampuan Anda, sehingga apa yang Anda berikan semakin bermanfaat.

Langkah #5: Raihnya Manfaatnya Untuk Anda Juga

Jangan sampai, Anda memberikan manfaat tetapi tidak memberikan manfaat untuk diri Anda sendiri. Bukan, saya bukan mengatakan berharap dari orang yang kita berikan manfaat. Bukan itu. Namun, yang saya maksud adalah kita harus menghindari dari semua penghapus pahala amal, itu ketidak ikhlasan atau riya’.
Jadi, agar kita benar-benar mendapatkan dari manfaat yang kita berikan kepada orang lain, kita harus ikhlas. Ikhlas adalah kunci diterimanya amal. Dan hanya amal yang diterima Allah SWT yang akan memberikan manfaat kepada kita dunia dan akhirat.
Niatkan, bahwa apa yang kita lakukan hanya karena Allah, bukan karena ingin disebut pribadi yang bermanfaat (pujian). Penyakit riya sungguh tidak terlihat, sangat samar, sehingga kita harus hati-hati.
فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ 
Maka barangsiapa yang mengerjakan kebaikan sebesar dzarrah-pun, ia akan mendapatkan balasannya (QS. Al Zalzalah:7)
Itulah kelima langkah menjadi pribadi yang bermanfaat


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rahasia Bangun Pagi Yang Mennyehatkan Ala Rasulullah

s umber :  https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg2V6Hujx-px225LgUOmxNnqvqwkrshFp1hrQ7i3lGk_-xz9KWQ8wFcHRO4Rvf5p2ZEivhTMC94hNJUCfuzi46IYvGL7htWSh6QyUQx1ELN4sF1K4hfgnhTmZIFboPFmwJhoUUzeWNSVXx8/s320/ck-bangunpagi.jpg Ketika bangun tidur apa yang biasanya Sahabat Ummi lakukan? Periksa Hape apakah ada pesan baru, melihat jam, melakukan peregangan otot, atau ada yang lainnya? Hmm… mulai sekarang, kita biasakan melakukan sunah Rasulullah Saw. yuk! Manfaatnya untuk dunia dan juga akhirat looh Begitu membuka mata di pagi hari, Ini dia beberapa hal yang Rasulullah lakukan: 1. Berdo’a ketika bangun tidur Alhamdulillaahilladzii ahyaanaa ba’damaa amaatanaa wa ilaihinnusyuur. “Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah Dia mewafatkan (menidurkan) kami, dan kepada-Nya kami dibangkitkan.” (HR. Al-Bukhari) 2.Mengusap bekas tidur yang ada di wajah dengan tangan Menurut Imam an-Nawawi dan al-Hafizh Ibnu Hajar, hal ini dianjurka...

apa itu skizofrenia ?

Skizofrenia merupakan kelainan otak berat yang mengubah cara seseorang dalam berpikir, bertindak, mengungkapkan perasaan, mengartikan suatu pertistiwa, dan berhubungan dengan orang lain. Orang dengan skizofrenia – penyakit mental paling kronis dan paling berat ini – seringkali mengalami masalah dalam melakukan fungsinya di dalam masyarakat, lingkungan kerja, sekolah, dan hubungan sosial dengan orang lain. Skizofrenia dapat membuat penderitanya mengalami ketakutan dan menarik diri. Penyakit ini merupakan penyakit seumur hidup yang tidak dapat disembuhkan, tetapi dapat dikendalikan dengan tata laksana yang tepat. Skizofrenia bukan merupakan kepribadian yang lebih dari satu. Skizofrenia termasuk dalam gangguan psikosis, yaitu suatu jenis kelainan mental dimana seseorang tidak mampu membedakan mana yang nyata dan mana yang hanya khayalan semata. Kadang-kadang, orang dengan gangguan psikosis seperti lepas dari kenyataan. Dunia ini bagi mereka seperti sekumpulan pi...

Tips Ngajak Kencan Gebetan/Kenalan Baru

 Nah, kali ini ane mau ngeshare gimana caranya mengajak jalan gebetan/kenalan baru  Secara umum, udah pastilah yang namanya ngajak jalan buat kencan ane yakin udah pasti pada bisa pastinya, semua punya cara masing2. Mungkin share ini bisa bermanfaat buat yang masih ragu2 ngajak jalan/gebetan tersebut  Beberapa hal yang musti agan2 perhatikan untuk mengajak kencan gebetan/kenalan baru agan  sumber :  http://archive.kaskus.co.id/thread/11399662/0/share-mengajak-kencan-pertama-kali-gebetan-kenalan-baru-biar-kencannya-sukses 1. Timing Quote : Maksudnya gini gan, ngajak jalan seseorang itu juga butuh waktu yang tepat. Sama halnya agan, kenalan sama cewe ga mungkin langsung akrab dalam waktu 1-2 jam atau 1x24 jam berikutnya. Santai aja, nikmatin prosesnya. Minimal agan udah tahu sedikit gimana pembawaan kenalan baru ini, agan juga bisa menyiapkan segalanya buat prepare ke hari H buat pergi jalan/kencan tersebut. Ini juga tergantung dari komunikasi...