Gangguan psikosomatis atau somatisasi adalah gangguan psikis yang menyebabkan gangguan fisik. Pendek kata, psikosomatik adalah penyakit fisik yang disebabkan oleh pikiran negatif dan/ atau masalah emosi. Masalah emosi itu antara lain rasa berdosa, merasa punya penyakit, stres, depresi, kecewa, kecemasan atau masalah emosi negatif lainnya. Gangguan ini tidak hanya terjadi pada orang dewasa, anak-anak pun bisa mengalaminya. Perlu diketahui bahwa pikiran dapat menyebabkan gejala fisik. Sebagai contoh, ketika seseorang takut atau cemas dapat memacu detak jantung yang cepat, jantung berdebar, merasa sakit, gemetar (tremor), berkeringat, mulut kering, sakit dada, sakit kepala, dan bernafas cepat. Gejala-gejala fisik tersebut melalui saraf otak mengirim impuls tersebut ke berbagai bagian tubuh, dan pelepasan adrenalin ke dalam aliran darah. Gejala Gejala yang paling sering dikeluhkan oleh penderita psikosomatis adalah jantung berdebar, keluhan di organ lambung, sesak nafas, perasaan t...
Depresi adalah penyakit yang diakibatkan ketidakseimbangan neurotransmiter otak sehingga memberikan efek nyata pada kehidupan sehari-hari. Siapapun yang menderita depresi, adalah nyata, bukan suatu khayalan seperti penyakit ketidakseimbangan neurotransmiter skizofrenia. Riset mengatakan bahwa faktor-faktor lain berkontribusi terhadap terjadinya depresi, meliputi genetika, perubahan kadar hormon, kondisi medis tertentu, stres, kesedihan atau keadaan hidup sulit. Apa faktor ini sendiri atau dalam kombinasi dapat memicu perubahan kimia otak yang menyebabkan depresi banyak gejala. Depresi adalah kondisi serius. Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan bahwa depresi merupakan salah satu gangguan jiwa yang paling melumpuhkan di dunia, yang mempengaruhi sekitar satu dari lima wanita dan satu dari sepuluh orang di beberapa titik dalam hidup mereka. Depresi tidak mendiskriminasi. Pria dan wanita dari segala usia, tingkat pendidikan, dan latar belakang sosial dan ekonomi menderita depresi. Ket...